Sabtu, 23 April 2016

Daya Tampung Program Studi SAINTEK (IPA) di Unsyiah (Update : 2016)


No
Kode
Prodi Saintek
Unsyiah
Daya Tampung
2016
1
111085
40
2
111071
40
3
111344
24
4
111055
48
5
111225
24
6
111241
28
7
111271
16
8
111203
24
9
111233
28
10
111174
40
11
111322
40
12
111263
32
13
111396
16
14
111366
24
15
111211
24
16
111196
24
17
111314
28
18
111122
32
19
111352
24
20
111166
48
21
111182
24
22
111011
88
23
111144
32
24
111152
32
25
111136
32
26
111382
16
27
111093
40
28
111374
16
29
111306
16
30
111063
48
31
111285
24
32
111336
16
33
111255
24
34
111041
48
35
111403
16
36
111033
48
37
111293
24
38
111114
40
39
111025
60
40
111106
40

Jumat, 01 April 2016

Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Unsyiah 2016

Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi Doktor dan Magister, selengkapnya klik gambar di bawah ini. (biru).




Senin, 28 Maret 2016

4 Hal Yang Bikin Kamu Ngak Lulus Di Kampus Favorit.


Menurut analisis mimin dari tahun ke tahun, inilah 4 faktor yang bikin kamu ngak lulus di kampus favorit, makanya kita perlu antisipasi sedini mungkin sebelum terlambat, karna penyesalan selalu datang terakhir, kalo datang lebih awal itu namanya pendaftaran (hehehehe)…



1. Menyamakan soal Ujian Nasional SMA dengan soal seleksi masuk PTN.

            Ini adalah kesalahan tingkat dewa yang dilakukan para calon maba, biasanya sich karena teralu focus mempersiapkan UN sehingga persiapan untuk mengikuti ujian seleksi masuk kampus sangat mepet. Perlu kamu ketahui, bahwa soal ujian masuk kampus itu memiliki kesulitan tingkat tinggi, karna disetting untuk menyaring calon mahasiswa yang terbaik.

.
2. Persiapan belajar kurang atau kelebihan belajar


            Kurang persiapan justru membuat kamu bakal kewalahan mengahadapi soal2 yang di ujikan apalagi kalau kelebihan alias belajar system kebut satu malam bakal otak jadi tidak focus + ngatuk di ruang ujian (OMG).


3. Tidak memprediksi jumlah kompetitor


            Biasanya fakultas favorit seperti Kedokteran , Teknik dan Ekonomi memiliki peminat yang cukup tinggi, tapi yang perlu kamu cermati berapa jumlah daya tamping yang diterima kampus tersebut, semakin kecil daya tampung maka semakin besar persaingan kamu menghadapi competitor yang bermint kuliah di fakultas tersebut

4. Faktor X lainnya.


            Dan yang terakhir adalah faktor X lainnya yang tidak kamu duga sebelummnya seperti  mendadak sakit perut menjelang ujian atau kecerobohan kamu ketinggalan kartu ujian atau salah mengisi biodata di LJK.


Nah para pembaca unsyiah haba sekalian, mari kita persiapkan diri sebaik2nya. Mimin doain kalian diterima di kampus favorit.  J

(biru).

Minggu, 28 Februari 2016

Unsyiah Siapkan 6.580 Kursi bagi Mahaiswa Baru

Wisuda Unsyiah

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh akan menerima 6.580 mahasiswa baru dari berbagai ajang seleksi untuk tahun ajaran 2016/2017. Jumlah ini meningkat dibanding kuota yang disediakan tahun lalu yakni 5.112 kursi.


Kepala Humas Unsyiah, Dr. Ilham Maulana mengatakan, 6.580 kuota kursi yang disediakan tahun ini masing-masing 5.295 orang untuk jenjang program sarjana (S-1) dan 1.285 kursi untuk program Diploma III.


Kuota kursi untuk calon mahasiswa baru yang diterima lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Unsyiah tahun ini hanya 40 persen. Porsi tersebut turun 10 persen dibandingkan tahun lalu.


“Sisanya, 35 persen mahasiswa baru akan diterima melalui jalur test tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN), dan 25 persen lagi dari ujian mandiri,” sebut Ilham.



baca juga : 

Jumat, 15 Januari 2016

Persyaratan Pendaftar Bidik Misi 2016


Berikut persyaratan pendaftar Bidikmisi 2016

1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2016;
2. Lulusan tahun 2015 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau
b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4;
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah;
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
3) Seleksi mandiri PTN.
b. Politeknik, UT, dan ISI
c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.

(By : Bidikmisi)