Senin, 24 Maret 2014

Daya Tampung Program Studi kategori IPA di Unsyiah



Program Studi
D.T.
Persyaratan
Portofolio
1
50

2
50

3
60

4
40

5
30

6
23

7
30

8
30

9
60

10
40

11
40

12
30

13
30

14
40

15
30

16
50

17
25

18
110

19
30

20
30

21
35

22
50

23
25

24
40

25
40

26
20

27
40

28
60

29
60

30
30

31
50

32
60

33
50


Keterangan Kode Persyaratan
Kode
Keterangan
1
Tidak tuna netra
2
Tidak tuna rungu
3
Tidak tuna wicara
4
Tidak tuna daksa
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
6
Tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian
7
Lihat persyaratan khusus di website PTN 


 

Rabu, 19 Maret 2014

11 Tips Lulus SBMPTN


1. Berdo'a secara istiqomah (terus menerus)
    Mengapa berdo'a jadi langkah pertama???
Karena apa saja bisa berubah hanya dengan berdo'a. Takdir pun bisa berubah hanya dengan Do'a. Believe Me !!!!
Jika Anda tidak yakin akan hal itu, berarti Anda telah mendustakan perintah Tuhan Anda. Anda pasti tahu apa yang saya maksudkan jika Anda seorang yang beriman.

"Hasil panen yang kita dapatkan sangat berpangaruh dengan bagaimana cara kita menanam tanaman tersebut".

Dari kalimat di atas kita bisa menyimpulkan :

  • Jika Anda berdo'a secara rutin dan teratur maka Insya Allah hasil yang Anda dapatkan pasti akan sangat memuaskan.
  • Tetapi, jika Anda berdo'anya bolong bolong. Jangan berharap banyak untuk lulus.
  •  
2. Cicil Pelajaran yang akan Anda ujikan sedini mungkin.
    Hal ini juga yang sampai sekarang sering membuat saya tersandung dalam ujian. 
Saran saya, pelajari pelajaran yang akan Anda ujikan secara lengkap dan benar. Benar di sini maksudnya, Anda mempelajari pelajaran itu harus dimengerti juga, baik itu pola soalnya, pengembangan soalnya, dan lain sebagainya. Agar nanti jika soalnya dikembangkan dan dirubah sebagaimana pun Anda tetap bisa jawab.
 
 
3. Jangan menghabiskan uang orang tua Anda untuk mengikuti les yang SIA SIA.
    Les yang SIA SIA itu adalah les yang sifatnya hanya IKUT IKUTAN. Entah apa alasannya sehingga bisa ikut ikutan, saya juga tidak mengerti. Tapi barangkali itu semua karena ke iri an atau karena tidak mau kalah gengsi dengan teman yang ikutan les. Les yang dimaksudkan di sini bukan les yang diadakan oleh sekolah lo yaaa..
Les di sini maksudnya, les yang diikuti di luar jadwal les yang dijadwalkan sekolah. Misalnya mengikuti bimbingan belajar di tempat tertentu.
Belajar sendiri tapi belajarnya yang intensif, itu lebih bagus dari pada IKUT IKUTAN les.
 
 
4. Jangan pernah merusak keikhlasan orang lain, khususnya Guru Anda dan Orang Tua Anda.
   Jika Anda membuat orang lain marah, kemudian orang tersebut mendo'akan Anda tidak lulus gimana??
Apakah Anda tahu dia berdo'a seperti itu ketika orang tersebut marah kepada Anda??
Apalagi Anda dengan sengaja menyakiti orang, sekalipun itu anak kecil. Inget boss, do'a orang yang tersakiti itu sangat cepat dikabulkan Allah, jadi jangan pernah menyakiti orang jika Anda tidak ingin dido'akan yang tidak tidak.


5. Manfaatkan orang sekeliling Anda yang mungkin bisa menjawab permasalahan Anda.
    Jangan pernah malu bertanya kepada siapa pun yang bisa. Walupun Anda tidak terlalu kenal sama dia (yang penting tau namanya aja lah), tapi coba beranikan diri untuk bertanya. 
Inget boss, 
"Malu bertanya, gak tau jalan pulang".
Banyak hikmah lo yang bisa kita dapatkan dari bertanya pada orang yang tidak terlalu kita kenal.
  • Barangkali dengan itu kita bisa mempererat tali silaturrahmi sama dia
  • Barangkali bisa diminta nomor HP nya ( kebetulan cewek cantik )
  • Barangkali bisa kasi traktiran pas dia ulang tahun nanti ( kebetulan cewek tajir )
  • Barangkali bisa suruh nyatetin kalo lagi males nulis ( kebetulan ceweknya rada rada **l** :D )

6. Jangan abaikan pertanyaan orang yang bertanya kepada Anda.
    Ini ni kebiasaan orang sok pinter. Padahal ilmunya baru sedikit aja udah sombong, gak mau bagi bagi sama orang. Inget bos, Allah bisa aja narik ilmu yang kalian punya kapan aja, jadi jangan terlalu sombong, kalian juga  dapat ilmunya dikasi kok. Gak bakalan berkah ilmu Anda kalo Anda seperti itu.
"Ilmu itu bukan uang, ilmu akan bertambah jika kita bagikan, tetapi secara tidak langsung ilmu itu akan berkurang jika kita tidak mengamalkannya".
 
 
7. Luangkan waktu Anda untuk try out sendiri di rumah.
    Ini sangat penting untuk mengetahui secepat apa Anda dapat menyelesaikan soal yang ada. Karena SNMPTN bukan seperti mengerjakan PR yang waktunya seharian. SNMPTN tu punya waktu pengerjaan khusus, jadi percepat cara pengerjaan Anda, tapi ingat jangan asal cepat nanti bisa kebablasan. Cepat tapi benar itu yang penting.
 
 
8. Jadwalkan waktu Anda untuk bersedekah dan niatkan sadakah itu untuk kelulusan Anda.
    Mengapa harus bersedekah???
Jawabannya : jika Anda bersedekah berarti Anda membantu orang yang sedang kesusahan. Ingat pesan Allah???

" Barang siapa yang memudahkan jalan seseorang maka jalannya akan dimudahkan jalan oleh Allah".

Anda tidak perlu manusia untuk memudahkan Anda dalam ujian SNMPTN !!!
Jika manusia yang memudahkan Anda, bisa bisa nanti Anda jadi sogok sana sogok sini, beli soal sana sini.
Inget boss, soal yang kalian beli gak selamanya benar, bisa jadi kalian ditipu oleh si penjual soal. Jadi paling aman, "carilah Allah jangan cari manusia". Karena Allah gak mungkin akan menyesatkan Anda.
Yakinlah bahwa sadakah yang Anda berikan akan membantu Anda kelak dalam menempuh ujian.


9. Istiqomah shalat sunah Duha, Tahajud dan shalat sunah Hajat.
    Ini yang paling dahsyat jika Anda bisa melakukan ini semua, syukur syukur Anda bisa  istiqomah sampai penguman SNMPTN. Insya Allah Anda pasti LULUS.
Khususnya shalat tahajud, itu adalah ibadah yang sangat sulit untuk kita lakukan. Tapi pada waktu itulah banyak do'a yang dikabulkan. Jadi usahakan pasang Alarm nya biar bisa istiqomah bangun tahajud.




10. Mintalah maaf kepada orang tua Anda, teman Anda, guru Anda dan orang orang di sekitar Anda
      Mengapa harus meminta maaf???
Yang namanya manusia, tidak ada yang luput dari kesalahan. Oleh karena itu minta maaf lah, jangan pernah malu meminta maaf. Toh harga diri Anda tidak akan jatuh hanya karena minta maaf.
Sebenarnya ini suatu langkah untuk berjaga jaga. Karena bisa jadi kita kesulitan dalam menjawab soal SNMPTN dikarenakan masih ada kesalahan pada orang lain yang belum kita mintakan maaf.


11. Berdo'alah kepada Allah dan Bertawakkallah (berserah diri).
      Berserah diri yang sebenarnya, Anda dapat rasakan ketika Anda sudah melakukan langkah langkah di atas secara baik.

Sebelum memulai ujian berdoalah kepada Allah dan jangan lupa juga minta orang tua Anda untuk mendo'akan Anda. Jika orang tua Anda sudah berdo'a insya Allah Anda PASTI LULUS. Karena do'a orang tua untuk anaknya itu sangat makbul.

Coba Anda perhatikan langkah pertama sampai langkah terkahir.
Sadar ataupun tidak sebenarnya kita sudah menerapkan prinsip Allah Dulu Allah Lagi Allah terus.
Jadinya kita memulai sesuatu itu karena Allah dan mengakhirinya pun karena Allah.
Jika Anda sudah mendahulukan Allah Anda pasti akan didahulukan oleh Allah percayalah.

Senin, 03 Maret 2014

Jadwal Pendaftaran SNMPTN 2014


Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dibuka mulai 17 Februari hingga 31 Maret 2014. Sekolah bisa mendaftarkan siswanya ikut SNMPTN dengan terlebih dahulu mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Siswa yang bisa mendaftar adalah siswa yang rekam jejak prestasinya tercatat di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Untuk itu, sekolah yang belum mengisi PDSS diimbau untuk segera melakukan pengisian.

Adapun jadwal pelaksanaan SNMPTN sebagai berikut:
  • Pengisian PDSS: 6 Januari – 6 Maret 2014 dan selanjutnya diisi secara berkala tiap akhir semester
  • Pendaftaran: 17 Februari – 31 Maret 2014
  • Proses Seleksi: 1 April – 26 Mei 2014
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 27 Mei 2014
  • Pendaftaran ulang di PTN dan masing-masing bagi yang lulus seleksi pada 17 Juni 2014 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2014
  • Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id.

Jumat, 21 Februari 2014

Memahami Aturan Masing-masing PTN


Pada dasarnya tidak semua aturan tentang SNMPTN diatur oleh panitia, karena memang panitia ga mungkin mengakomodir/menyamakan persepsi semua kepentingan 61 PTN menjadi suatu aturan yang baku. Jadi ada aturan-aturan tambahan yang dikeluarkan oleh PTN yang harus lo pedomani bila hendak mendaftar di PTN tersebut.

Kebijakan ini tergantung masing-masing PTNnya. Ada PTN yang ga ngeluarin aturan khusus karena semua kebijakannya sudah terakomodir oleh aturan SNMPTN, namun ada PTN yang menerapkan beberapa aturan tambahan.
Aturan-aturan tambahan itu biasanya meliputi:

a) Lintas Jurusan
Nah salah satu aturan yang, kalo gue bilang, ga mungkin disamakan secara nasional adalah mengenai lintas jurusan. Semua PTN punya persepsi sendiri-sendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Pada dasarnya, tidak ada aturan dari panitia SNMPTN mengenai lintas jurusan, namun beberapa PTN yang tidak setuju menetrapkan aturan tersendiri mengenai masalah ini. Lintas jurusan ini penting banget diperhatikan boleh atau tidaknya, namun pada tahun 2013 kemarin, cuma ada beberapa PTN yang mempunyai aturan khusus mengenai pemilihan jurusan, antara lain (aturan 2013 kemarin):
  • UI » boleh lintas jurusan dari IPA ke IPS
  • UNS » boleh lintas jurusan untuk jurusan-jurusan tertentu
  • ITB » jurusan FSRD boleh dipilih oleh semua jurusan, jurusan SBM boleh dipilih oleh jurusan IPA dan IPS (khusus SMA), selain jurusan tersebut khusus IPA
  • UNJ » boleh lintas jurusan
  • UNPAD » boleh lintas jurusan kecuali jurusan kedokteran
Selain PTN diatas, tidak dijelaskan/diketahui boleh lintas jurusan atau tidak

b) Persyaratan Kesehatan
Persyaratan Kesehatan merupakan salah satu syarat untuk mendaftar di suatu jurusan tertentu di suatu PTN, misalnya antara lain:
1. Tidak tuna netra
2. Tidak tuna rungu
3. Tidak tuna wicara
4. Tidak tuna daksa
5. Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
6. Tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian
7. Lihat persyaratan khusus di website PTN
 Meskipun biasanya sama, tetapi terdapat beberapa aturan yang beda terkait kesehatan ini. - See more at: http://snmptnppa.blogspot.com/2013/03/memahami-aturan-masing-maing-ptn.html#sthash.hOtzmN7e.dpuf
Pada dasarnya tidak semua aturan tentang SNMPTN diatur oleh panitia, karena memang panitia ga mungkin mengakomodir/menyamakan persepsi semua kepentingan 61 PTN menjadi suatu aturan yang baku. Jadi ada aturan-aturan tambahan yang dikeluarkan oleh PTN yang harus kamu pedomani bila hendak mendaftar di PTN tersebut.

Kebijakan ini tergantung masing-masing PTNnya. Ada PTN yang ga ngeluarin aturan khusus karena semua kebijakannya sudah terakomodir oleh aturan SNMPTN, namun ada PTN yang menerapkan beberapa aturan tambahan.
Aturan-aturan tambahan itu biasanya meliputi:

a) Lintas Jurusan
Nah salah satu aturan yang, yang ga mungkin disamakan secara nasional adalah mengenai lintas jurusan. Semua PTN punya persepsi sendiri-sendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Pada dasarnya, tidak ada aturan dari panitia SNMPTN mengenai lintas jurusan, namun beberapa PTN yang tidak setuju menetrapkan aturan tersendiri mengenai masalah ini. Lintas jurusan ini penting banget diperhatikan boleh atau tidaknya, namun pada tahun 2013 kemarin, cuma ada beberapa PTN yang mempunyai aturan khusus mengenai pemilihan jurusan, antara lain (aturan 2013 kemarin):
  • UI » boleh lintas jurusan dari IPA ke IPS
  • UNS » boleh lintas jurusan untuk jurusan-jurusan tertentu
  • ITB » jurusan FSRD boleh dipilih oleh semua jurusan, jurusan SBM boleh dipilih oleh jurusan IPA dan IPS (khusus SMA), selain jurusan tersebut khusus IPA
  • UNJ » boleh lintas jurusan
  • UNPAD » boleh lintas jurusan kecuali jurusan kedokteran
Selain PTN diatas, tidak dijelaskan/diketahui boleh lintas jurusan atau tidak

b) Persyaratan Kesehatan
Persyaratan Kesehatan merupakan salah satu syarat untuk mendaftar di suatu jurusan tertentu di suatu PTN, misalnya antara lain:
1. Tidak tuna netra
2. Tidak tuna rungu
3. Tidak tuna wicara
4. Tidak tuna daksa
5. Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
6. Tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian
7. Lihat persyaratan khusus di website PTN
 Meskipun biasanya sama, tetapi terdapat beberapa aturan yang beda terkait kesehatan ini. 

*(http://snmptnppa.blogspot.com)


Pada dasarnya tidak semua aturan tentang SNMPTN diatur oleh panitia, karena memang panitia ga mungkin mengakomodir/menyamakan persepsi semua kepentingan 61 PTN menjadi suatu aturan yang baku. Jadi ada aturan-aturan tambahan yang dikeluarkan oleh PTN yang harus lo pedomani bila hendak mendaftar di PTN tersebut.

Kebijakan ini tergantung masing-masing PTNnya. Ada PTN yang ga ngeluarin aturan khusus karena semua kebijakannya sudah terakomodir oleh aturan SNMPTN, namun ada PTN yang menerapkan beberapa aturan tambahan.
Aturan-aturan tambahan itu biasanya meliputi:

a) Lintas Jurusan
Nah salah satu aturan yang, kalo gue bilang, ga mungkin disamakan secara nasional adalah mengenai lintas jurusan. Semua PTN punya persepsi sendiri-sendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Pada dasarnya, tidak ada aturan dari panitia SNMPTN mengenai lintas jurusan, namun beberapa PTN yang tidak setuju menetrapkan aturan tersendiri mengenai masalah ini. Lintas jurusan ini penting banget diperhatikan boleh atau tidaknya, namun pada tahun 2013 kemarin, cuma ada beberapa PTN yang mempunyai aturan khusus mengenai pemilihan jurusan, antara lain (aturan 2013 kemarin):
  • UI » boleh lintas jurusan dari IPA ke IPS
  • UNS » boleh lintas jurusan untuk jurusan-jurusan tertentu
  • ITB » jurusan FSRD boleh dipilih oleh semua jurusan, jurusan SBM boleh dipilih oleh jurusan IPA dan IPS (khusus SMA), selain jurusan tersebut khusus IPA
  • UNJ » boleh lintas jurusan
  • UNPAD » boleh lintas jurusan kecuali jurusan kedokteran
Selain PTN diatas, tidak dijelaskan/diketahui boleh lintas jurusan atau tidak

b) Persyaratan Kesehatan
Persyaratan Kesehatan merupakan salah satu syarat untuk mendaftar di suatu jurusan tertentu di suatu PTN, misalnya antara lain:
1. Tidak tuna netra
2. Tidak tuna rungu
3. Tidak tuna wicara
4. Tidak tuna daksa
5. Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
6. Tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian
7. Lihat persyaratan khusus di website PTN
 Meskipun biasanya sama, tetapi terdapat beberapa aturan yang beda terkait kesehatan ini. - See more at: http://snmptnppa.blogspot.com/2013/03/memahami-aturan-masing-maing-ptn.html#sthash.hOtzmN7e.dpuf
Pada dasarnya tidak semua aturan tentang SNMPTN diatur oleh panitia, karena memang panitia ga mungkin mengakomodir/menyamakan persepsi semua kepentingan 61 PTN menjadi suatu aturan yang baku. Jadi ada aturan-aturan tambahan yang dikeluarkan oleh PTN yang harus lo pedomani bila hendak mendaftar di PTN tersebut.

Kebijakan ini tergantung masing-masing PTNnya. Ada PTN yang ga ngeluarin aturan khusus karena semua kebijakannya sudah terakomodir oleh aturan SNMPTN, namun ada PTN yang menerapkan beberapa aturan tambahan.
Aturan-aturan tambahan itu biasanya meliputi:

a) Lintas Jurusan
Nah salah satu aturan yang, kalo gue bilang, ga mungkin disamakan secara nasional adalah mengenai lintas jurusan. Semua PTN punya persepsi sendiri-sendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Pada dasarnya, tidak ada aturan dari panitia SNMPTN mengenai lintas jurusan, namun beberapa PTN yang tidak setuju menetrapkan aturan tersendiri mengenai masalah ini. Lintas jurusan ini penting banget diperhatikan boleh atau tidaknya, namun pada tahun 2013 kemarin, cuma ada beberapa PTN yang mempunyai aturan khusus mengenai pemilihan jurusan, antara lain (aturan 2013 kemarin):
  • UI » boleh lintas jurusan dari IPA ke IPS
  • UNS » boleh lintas jurusan untuk jurusan-jurusan tertentu
  • ITB » jurusan FSRD boleh dipilih oleh semua jurusan, jurusan SBM boleh dipilih oleh jurusan IPA dan IPS (khusus SMA), selain jurusan tersebut khusus IPA
  • UNJ » boleh lintas jurusan
  • UNPAD » boleh lintas jurusan kecuali jurusan kedokteran
Selain PTN diatas, tidak dijelaskan/diketahui boleh lintas jurusan atau tidak

b) Persyaratan Kesehatan
Persyaratan Kesehatan merupakan salah satu syarat untuk mendaftar di suatu jurusan tertentu di suatu PTN, misalnya antara lain:
1. Tidak tuna netra
2. Tidak tuna rungu
3. Tidak tuna wicara
4. Tidak tuna daksa
5. Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
6. Tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian
7. Lihat persyaratan khusus di website PTN
 Meskipun biasanya sama, tetapi terdapat beberapa aturan yang beda terkait kesehatan ini. - See more at: http://snmptnppa.blogspot.com/2013/03/memahami-aturan-masing-maing-ptn.html#sthash.hOtzmN7e.dpuf

SNMPTN 2014, Cara Daftar & Apa Saja yang Harus Disiapkan


SNMPTN 2014 atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri telah dibuka. Siswa bisa segera lakukan pendaftaran dengan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Apa saja? Berikut sekilas informasinya dan apa saja yang harus dipersiapkan.

Pendaftaran SNMPTN 2014 sendiri telah dibuka mulai 17 Februari 2014 hingga 31 Maret 2014. Sedangkan ‘jatah kursi’ di Perguruan Tinggi Negeri atau PTN sendiri ‘diperebutkan’ lewat tiga jalur seleksi: 50% dari SNMPTN, 30% SBMPTN, dan Ujian Mandiri 20 persen.

Sedangkan untuk pendaftaran SNMPTN 2014 dilakukan secara online di situs SNMPTN yang beralamat di Snmptn.ac.id. Di situs tersebut tinggal pilih menu Pendaftaran SNMPTN yang mana terkait informasi pendaftaran juga bisa diakses di menu Informasi SNMPTN 2014.

Apakah proses pendaftaran gratis? Semua bisa dilakukan tanpa dipungut biaya. Hanya saja ada yang harus dipersiapkan antara lain:
  • Siswa SMA, SMK dan sederajat yang hendak mendaftar harus menyiapkan NISN yang terdaftar di PDSS
  • Siswa harus menyiapkan rapor semester 1 sampai 5
  • Siswa memakai NISN dan password yang diberikan oleh sekolah waktu verifikasi data PDSS
  • Siswa login ke situs Snmptn.ac.id dan lakukan pendaftaran online
Bagi siswa-siswi yang berada di wilayah yang alami kesulitan mengakses internet, panitia penyelenggara mempersilakan peserta SNMPTN 2014 mengisi data lewat pos. Cara lain dengan mendatangi perwakilan panitia penyelenggara di masing-masing provinsi. *(sidomi.com)

Kamis, 02 Januari 2014

Unsyiah Naikkan Skor TOEFL Calon Sarjana



Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menaikkan skor Test of English as Foreign Language (TOEFL) dari 450 menjadi 475, sebagai persyaratan kelulusan calon sarjana di kampus tersebut. Skor baru ini berlaku untuk mahasiswa mulai Angkatan 2010 ke atas.

Hal ini dikemukakan Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng saat membuka kegiatan Aceh Youth English Forum (AYEF) First International Young Moslem Conference di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussaalam, Banda Aceh, Selasa (31/12). 

Menurut Samsul, saat ini kemampuan berbahasa asing bagi generasi Aceh khususnya mahasiswa, sangat penting dalam menghadapi tantangan di era globalisasi. Karena itu, menaikkan skor TOEFL ini merupakan salah satu cara meningkatkan kemampuan bahasa Inggris bagi mahasiswa.

Namun, Rektor mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk pelaksanaan program tersebut. “Di tahun 2014 kita akan persiapkan kebutuhan contohnya infrastruktur untuk mendukung terlaksanya rencana ini. Alhamdulillah, kemarin sudah ada beberapa mahasiswa yang nilai TOEFL-nya mencapai 475,” katanya.

Selain itu, saat membuka seminar tersebut ia juga mengatakan bahwa Unsyiah akan memberikan pendidikan kuliah gratis atau beasiswa kepada putra putri daerah terpencil. “Kalaupun bukan beasiswa, sekurang-kurangnya kita bebaskan iuran SPP,” kata Samsul Rizal.

Dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM), lanjut dia, Aceh masih kalah bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia. “Karenanya generasi Aceh harus berpendidikan agar menjadi SDM yang bermanfaat membagun masa depan Aceh,” demikian Samsul.

Sementara itu, Konferensi Internasional Pemuda Muslim yang diselengarakan AYEF di Gedung AAC Dayan Dawwod Darussalam, Banda Aceh, Selasa (31/12), menghasilkan rekomendasi agar pemuda muslim harus meningkatkan potensi diri agar mampu bersaing di era globalisasi.

Hal yang dapat dilakukan di antaranya dengan peningkatan keterampilan berbahasa untuk komunikasi internasional, pengembangan industri lokal, dan mengenalkan budaya serta identitas bangsa.

Seminar yang diikuti 250 peserta itu dibuka Rektor Unsyiah Samsul Rizal. Seminar menghadirkan empat pembicara yaitu Pakar Komunikasi Politik UI Prof Dr Bachtiar Aly, Dosen UIN Ar-Raniry Dr Suraiya IT, Dosen University of New England Australia Zifirdaus Adnan, dan perwakilan himpunan Pariwisata Muslim Indonesia untuk Aceh, Mujibburizal. 

Dr Suraiya IT mengatakan, globalisasi menyebabkan informasi dan budaya luar lebih mudah masuk ke Aceh, sehingga diperlukan filter untuk membedakan mana yang baik dan buruk. Ia menilai generasi saat ini terbagi tiga kelompok.

Pertama, generasi yang tidak mampu menyaring informasi dari luar sehingga terjerumus ke dalam hal-hal buruk. Kedua generasi yang mampu menyaring informasi dengan baik serta berkreativitas menciptakan inovasi baru, dan ketiga generasi yang berhasil tapi tidak peduli pada lingkungan.

Sementara Bachtiar Aly meminta mahasiswa Aceh harus benar-benar menguasai bahasa Inggris agar bisa menghadapi dunia global yang kecanggihan teknologinya tak dapat dibendung. Ia juga berharap perempuan Aceh mengambil peran membangun Aceh ke depan